Penerimaan Calon Dosen Non-PNS Tetap Universitas Hasanuddin

Waktu Kerja : Full Time
Kategori Pekerjaan : Guru/Dosen
Waktu Post : 4 Bulan, 11 Hari yang lalu

Deskripsi Pekerjaan

Sehubungan akan diadakan seleksi Calon Dosen Non-PNS Tetap di lingkungan Universitas Hasanuddin Tahun 2018, maka Unhas membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang berintegritas dan berdedikasi tinggi serta memenuhi syarat yang ditentukan, untuk diangkat menjadi Calon Dosen Non-PNS Tetap, dengan rincian sebagai berikut:

Kualifikasi Pendiidkan, Jumlah Formasi, dan Penempatan

I. PERSYARATAN

A. PERSYARATAN UMUM

  • Sehat Jasmani dan Rohani.
  • Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya.
  • Berkelakuan baik dan tidak pernah dipenjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
  • Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau PNS atau Anggota Polri atau TNI.
  • Tidak terikat dengan instansi lain.
  • Berusia paling tinggi 40 tahun pada saat pengangkatan tanggal 1 Juli 2018

B. PERSYARATAN KHUSUS

  • Minimal berkualifikasi pendidikan Magister (S2) dan diutamakan yang berkualifikasi pendidikan Doktor (S3)
  • Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan formasi, dari perguruan tinggi negeri atau swasta dengan program studi yang terakreditasi minimal B/Sangat Baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) pada saat lulus. Jika akreditasi tidak tertulis dalam ijazah maka dibuktikan dengan surat keterangan dari pejabat yang berwenang pada penyelenggara Program Studi yang bersangkutan (serendah-rendahnya Dekan atau yang sederajat).
  • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 (tiga koma nol) skala 4,00 (empat koma nol) dibuktikan dengan transkrip nilai yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang (serendah-rendahnya Dekan atau yang sederajat).
  • Khusus untuk formasi Ilmu Kedokteran/Biomedik/Kesehatan Masyarakat yang akan ditempatkan pada Fakultas Kedokteran, wajib memiliki ijazah profesi dokter (dr.).

II. TATA CARA PENDAFTARAN

A. PENDAFTARAN ONLINE

  • Pelamar melakukan pendaftaran online pada laman http://bapsi.unhas.ac.id mulai tanggal 17 Mei 2018
    dengan mengisi formulir yang telah disediakan. Registrasi online ditutup pada tanggal 30 Mei 2018.
  • Setelah melakukan pendaftaran online, pelamar mencetak bukti registrasi.

B. PENGIRIMAN BERKAS LAMARAN

  • Pelamar menyampaikan berkas lamaran dengan melampirkan :
    • a. Surat lamaran yang ditulis tangan dengan tinta hitam dan ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,- yang ditujukan kepada:
      Rektor Universitas Hasanuddin c.q. Sekretaris Universitas.
    • b. Pas Photo ukuran 4x6 cm sebanyak 2 lembar dengan latar belakang warna merah untuk perempuan dan warna biru untuk laki-laki (ditulis nama dan formasi di belakang).
    • c. Fotokopi KTP yang masih berlaku.
    • d. Asli hasil cetakan (print-out) bukti registrasi pendaftaran online yang telah ditandatangani pelamar.
    • e. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
    • f. Surat Keputusan Penyetaraan Ijazah yang dikeluarkan oleh Kemristekdikti atau Pejabat yang berwenang pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (khusus bagi pelamar lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri).

Catatan:
Surat keterangan lulus/ijazah sementara tidak dapat digunakan untuk Melamar

  • Berkas lamaran sebagaimana dimaksud pada angka 1, dimasukkan dalam map berwarna merah.
  • Berkas lamaran disampaikan ke Rektor Universitas Hasanuddin melalui PO.BOX 1048.
  • Berkas lamaran selambat-lambatnya diterima pada tanggal 30 Mei 2018.

III. TAHAPAN DAN JADWAL SELEKSI

A. TAHAPAN SELEKSI

  1. Seleksi Administrasi
    • a. Pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi apabila memenuhi tata cara pendaftaran dan seluruh persyaratan serta ketentuan sebagaimana dimaksud pada poin II.B.
    • b. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi diumumkan pada tanggal  2 Juni 2018 di laman http://bapsi.unhas.ac.id
    • c. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi berhak mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD).
  2. Tes Kompetensi Dasar (TKD)
    • a. TKD dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2018 di Aula LKPP, Lantai Dasar Gedung Perpustakaan Unhas.
    • b. Materi TKD terdiri dari Tes Wawasan Kebangsan, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi.
    • c. Pelamar yang dinyatakan lulus TKD diumumkan pada tanggal 6 Juni 2018 di laman
    • d. Pelamar yang dinyatakan lulus TKD berhak mengikuti Tes Kompetensi Bidang.
  3. Tes Kompetensi Bidang (TKB)
    • a. TKB terdiri dari :
      • 1. Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL)
      • 2. Tes Potensi Akademik sesuai dengan kualifikasi pendidikan
      • 3. Tes Keterampilan Mengajar
      • 4. Wawancara
    • b. TKB dilaksanakan di Aula LKPP Unhas

B. JADWAL SELEKSI


IV. PENETAPAN KELULUSAN

  1. Peserta dinyatakan lulus berdasarkan hasil integrasi nilai TKD dan nilai TKB.
  2. Pengolahan hasil integrasi nilai TKD dan nilai TKB dilakukan oleh panitia seleksi.
  3. Hasil akhir seleksi pengadaan Calon Dosen Non-PNS Tetap Universitas Hasanuddin yang dinyatakan lulus, ditetapkan oleh Rektor dan tidak dapat diganggu gugat.

V. PEMBERKASAN

  1. Pelamar yang telah ditetapkan lulus, wajib melengkapi berkas/dokumen dalam rangka pengangkatan sebagai Calon Dosen Non-PNS Tetap Universitas Hasanuddin.
  2. Berkas/dokumen sebagaimana dimaksud pada angka 1 disusun sesuai dengan urutan yaitu:
    • a. Fotokopi tanda peserta ujian;
    • b. Daftar riwayat hidup yang dibuat sesuai dengan format yang ditetapkan yang ditulis tangan sendiri dengan tinta hitam dan dibubuhi foto ukuran 4x6 cm;
    • c. Surat pernyataan yang dibuat sesuai dengan format yang ditetapkan yang ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-
    • d. Fotokopi ijazah mulai Sekolah Dasar s.d. ijazah terakhir dan transkrip nilai yang dilegalisir oleh  pejabat yang berwenang;
    • e. Surat Keputusan Penyetaraan Ijazah yang dikeluarkan oleh Kemristekdikti atau Pejabat yang berwenang pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (khusus bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri);
    • f. Asli dan fotokopi surat keterangan sehat jasmani/surat keterangan dokter yang masih berlaku dari Rumah Sakit Pemerintah;
    • g. Asli dan fotokopi surat keterangan sehat rohani/psikiatri yang masih berlaku dari Rumah Sakit Pemerintah;h. Asli dan fotokopi surat keterangan bebas Narkoba/NAPZA yang masih berlaku dari Rumah Sakit Pemerintah;
    • i. Asli dan fotokopi Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang masih berlaku dari Kepolisian;
    • j. Pasfoto terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak 2 lembar dengan latar belakang warna merah untuk perempuan dan warna biru untuk laki-laki (di belakang foto ditulis nama dan jabatan yang dipilih).
  3. Berkas/dokumen dimasukkan ke dalam map berwarna merah, pada halaman depan ditulis identitas berupa nomor peserta ujian, nama, tempat tanggal lahir, alamat rumah serta kode pos dengan mencantumkan nomor telepon, dan alamat email yang mudah dihubungi (masih aktif).
  4. Berkas dokumen disampaikan langsung ke Bagian Administrasi Kepegawaian, Gedung Rektorat Lantai 5 Universitas Hasanuddin selambat-lambatnya tanggal 29 Juni 2018.

VI. KETENTUAN LAIN

  1. Setiap pelamar wajib mematuhi dan mengikuti seluruh ketentuan/persyaratan seleksi yang ditetapkan.
  2. Apabila dikemudian hari pelamar terbukti memberikan data yang tidak benar/sesuai dengan fakta atau melakukan manipulasi data maka kelulusan yang bersangkutan dinyatakan batal dan/atau yang bersangkutan diberhentikan sebagai Dosen Non-PNS Tetap Universitas Hasanuddin.
  3. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi tetapi tidak menyampaikan kelengkapan berkas untuk pengangkatan sebagai Dosen Non-PNS Tetap Universitas Hasanuddin sampai batas waktu yang ditentukan dianggap mengundurkan diri.
  4. Bagi pelamar yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi wajib membuat surat pernyataan mengundurkan diri yang ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-
  5. Pelayanan informasi terkait pelaksanaan seleksi Non-PNS Tetap Universitas Hasanuddin Tahun 2018 dapat menghubungi contact person a.n. Saharia, ST., MM. telepon/WA: 085399694031 atau melalui laman http://bapsi.unhas.ac.id
  6. Pelamar diharapkan selalu memantau perkembangan informasi terkait dengan seleksi Dosen Non-PNS Tetap Universitas Hasanuddin pada laman
  7. Seluruh tahapan seleksi TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN.

PENDAFTARAN Klik Disini

 

 


Universitas Hasanuddin

Makassar
Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia

Mengawali berdirinya Universitas Hasanuddin secara resmi pada tahun 1956, di kota Makassar pada tahun 1947 telah berdiri Fakultas Ekonomi yang merupakan cabang Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Jakarta berdasarkan keputusan Letnan Jenderal Gubernur Pemerintah Hindia Belanda Nomor 127 tanggal 23 Juli 1947. Karena ketidakpastian yang berlarut-larut dan kekacauan di Makassar dan sekitarnya maka fakultas yang dipimpin oleh Drs L.A. Enthoven (Direktur) ini dibekukan dan baru dibuka kembali sebagai cabang Fakultas Ekonomi UI pada 7 Oktober 1953 di bawah pimpinan Prof. Drs. G.H.M. Riekerk. Fakultas Ekonomi benar-benar hidup sebagai cikal bakal Universitas Hasanuddin setelah dipimpin acting ketua Prof. Drs. Wolhoff dan sekretarisnya Drs. Muhammad Baga pada tanggal 1 September 1956 sampai diresmikannya Universitas Hasanuddin pada tanggal 10 September 1956.

Di saat terjadinya stagnasi Fakultas Ekonomi di akhir tahun 1950, Nuruddin Sahadat, Prof. Drs. G.J. Wolhoff, Mr. Tjia Kok Tjiang, J.E. Tatengkeng dan kawan-kawan mempersiapkan pendirian Fakultas Hukum swasta. Jerih payah mereka melahirkan Balai Perguruan Tinggi Sawerigading yang di bawah ketuanya Prof. Drs. G.J. Wolhoff tetap berusaha mewujudkan universitas negeri sampai terbentuknya Panitia Pejuang Universitas Negeri di bulan Maret 1950. Jalan yang ditempuh untuk mewujudkan universitas didahului dengan membuka Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat cabang Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) yang resmi didirikan tanggal 3 Maret 1952 dengan Dekan pertama Prof. Mr. Djokosoetono yang juga sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI). Dilandasi semangat kerja yang tinggi, kemandirian dan pengabdian, Fakultas Hukum yang dipimpin Prof. Dr. Mr. C. de Heern dan dilanjutkan Prof. Drs. G.H.M. Riekerk, dalam kurun waktu empat tahun mampu memisahkan diri dari Universitas Indonesia dengan keluarnya PP no. 23 tahun 1956 tertanggal 10 September 1956.

Langkah usaha Yayasan Balai Perguruan Tinggi Sawerigading untuk membentuk Fakultas Kedokteran terwujud dengan tercapainya kesepakatan antara pihak Yayasan dengan Kementerian PP dan K yang ditetapkan dalam rapat Dewan Menteri tanggal 22 Oktober 1953. Berdasarkan ketetapan tersebut dibentuklah Panitia Persiapan Fakultas Kedokteran di Makassar yang diketuai Syamsuddin Daeng Mangawing dengan Muhammad Rasyid Daeng Sirua sebagai sekretaris dan anggota-anggotanya yaitu J.E. Tatengkeng, Andi Patiwiri dan Sampara Daeng Lili. Pada tanggal 28 Januari 1956, Menteri P dan K Prof. Mr. R. Soewandi meresmikan Fakultas Kedokteran Makassar yang kelak berubah menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin seiring dengan diresmikannya Universitas Hasanuddin pada tanggal 10 September 1956.
Perjuangan dan tekad masyarakat Sulawesi Selatan untuk melahirkan putra bangsa yang berpengalaman teknik mencapai keberhasilannya ketika menteri P dan K RI mengeluarkan SK No. 88130/S tertanggal 8 September 1960 perihal peresmian Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin yang diketuai lr. J. Pongrekun dan sekretaris lr. Ramli Cambari Saka dengan tiga departemen Sipil, Mesin dan Perkapalan. Pada tahun 1963 menyusul terbentuk Departemen Elektronika dan Arsitektur dan lengkaplah Fakultas Teknik sebagai fakultas yang ke-4.

Mendahului SK Menteri PP dan K tanggal 3 Desember 1960 No. 102248/UU/1960 perihal Pembentukan Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin, telah terjadi “peleburan” beberapa unit Program Kursus B.1 dari Yayasan Perguruan Tinggi Makassar ke Universitas Hasanuddin. Yayasan yang diketuai oleh Syamsuddin Dg Mangawing beranggotakan antara lain Prof. G.J. Wolhoff ini adalah pecahan Universitas Sawerigading yang dipimpin oleh Nuruddin Sahadat. Peristiwa “peleburan” Program Kursus B.1 Paedagogik, Sastra Timur dan Sastra Barat ke UNHAS pada tanggal 2 Nopember 1959 tersebut menjadi cikal bakal Fakultas Sastra yang secara resmi terbentuk sesuai SK menteri PP dan K tanggal 3 Nopember 1960.

Menyusul “kelahiran” Fakultas Sastra, lahirlah Fakultas yang ke - 6 yakni Fakultas Sosial Politik sesuai dengan SK Menteri P & K tertanggal 30 Januari 1961 No. A. 4692/U.U.41961, berlaku mulai 1 Februari 1961. Pada awalnya fakultas ini merupakan Perguruan Tinggi Swasta yang bernama Fakultas Tata Praja Universitas 17 Agustus 1945 yang didirikan oleh Mr. Tjia Kok Tjiang yang kelak setelah penegeriannya menjadi pimpinan fakultas didampingi Mr. Sukamto sebagai sekretaris. Pada tanggal 15 Nopember 1962 Mr. Sukamto diangkat sebagai Dekan dan Abdullah Amu menjadi Sekretaris.Selengkapnya/